Rabu, 11 November 2009

Drama, Penggalan Kehidupan Utuh

Drama ialah karangan yang ditulis untuk dipentasan. Drama disebut juga sandiwara, tonil atau lakon. Istilah sandiwara diciptakan oleh KGPAA Mangkunegara VII. Istilah sandiwara berati ajaran (Pendidikan) secara tersamar. (Sandi-tersamar-rahasia; warah-nasihat, ajaran). Istilah Sandiwara digunakan untuk mengganti istilah toneel yang dirasakan kebarat-baratan.
Drama tertua lahir di Yunani, Yaitu “The Suppliant” Karangan Aeschylus (525 – 456 s.M). Penulis lakon drama yang terkenal bangsa Yunani ialah Sophocles (495 – 406 s.M). Dengan hasil karyanya yang terkenal Antigone dan Oedipus tyranus
Unsur-unsur pembantu sebuah drama dalam pementasan antara lain :
1. Babak, Yaitu bagian dari suatu lakon.
Drama satu babak adh drama yang adegannya terjadi pada satul setting saja.
2. Adegan, Yaitu bagian dari suatu babak yang ditandai perubahan pemain.
3. Prolog, yaitu kata pendahuluan sebagai pengantar suatu lakon
4. Dialog, yaitu percakapan antar pelaku dalam pementasan
5. Monolog, yaitu percakapan seorang pelaku dengan dirinya sendiri
6. Epilog, yaitu kata penutup yang mengakhiri suatu lakon (pementasan).
7. Mimik yaitu ekspresi (gerak-gerik) air muka pelaku untuk memberikan gambaran emosi.
emoticons Pictures, Images and Photos
8. Pantomim, yaitu ekspresi (gerak-gerik) anggota tubuh untuk menggambarkan emosi pelaku
langeneus - emoticon Pictures, Images and Photos
b. Jenis Drama menurut isi lakonnya.
Menurut isi lakon, drama dapat dibedakan menjadi dua, yaitu tragedi dan komedi.
1. Tragedi
Tragedi adalah drama yang penuh kesedihan karena kemalangan yang dialami pelaku
Waaaa Pictures, Images and Photos
2. Komedi
Komedi adalah drama yang penuh dengan kelucuan (Penggeli hati)
babi Pictures, Images and Photos
3. Tragedi dan komedi
Drama tragedi dan komedi adalah drama yang penuh kesedihan tetapi
juga mengandung hal-hal yang menggembirakan/lucu
4. Opera
Opera adalah drama yang berisi nyanyian dan musik
5. Operet
Operet merupakan drama jenis opera yang pendek
6. Tablo
Tablo adalah drama tanpa kata dan gerak-gerik si pelaku.
7. Dagelan
Dagelan adalah drama yang berisi lawakan, pengocok perut.
8. Drama minikata
Drama minikata adalah drama yang dalam pementasannya hampir tidak
menggunakan kata.
9. Sandratari
Sandratari adalah gabungan drama tari, tanpa dialog

c. Jalannya Lakon
Tahap Rangkaian peristiwa (plot) yaitu :
1. Pada tahap Eksposisi/situation, pengarang memperkenalkan masalah, tokoh dan karakter tkoh, serta waktu dan tempat terjadinya peristiwa
2. Pada tahap konflik awal/ricing generation, tokoh mulai terlibat persoalan dengan tokoh lain, baik secara individual maupun kelompok. Biasanya konflik ini merupakan titik tolak untuk membangun konflik lain yang lebih panas.
3. Pada tahap KOmplikasi /ricing circumstance, tokoh terlibat persoalan yang lebih serius, baik dengan tokoh yang telah berkonflik sebelumnya, atau dengan tokoh lain, sehingga konflik semakin menajam. Masing-masing tokoh semakin memperlihatkan keinginan atau tujuan yang hendak dicapainya.
4. Pada tahap kilmaks/climax konflik menajam bergerak ke arah puncak. Masing-masing tokoh memberikan pilihan atau tawaran jalan keluar. Tokoh jahat dan tokoh baik sama-sama berusaha menggapai keinginanya. Untuk itu, masing-masing tokoh dapat memanfatkan tokoh lain untuk memihak kepadanya. Akan tetapi, perangai tokoh akan menentukan jalan keluar yang dipilih. Tokoh baik lebih menyukai jalan keluar yang memenangkan tujuannya. Sebaliknya tokoh jahat akan memilih penyelesaian yang sesuai dengan keinginan dirinya pula.
5. Pada tahap penurunan laku/anti klimaks, konflik mulai mereda. Masing-masing tokoh menempuh penyelesaian yang diputuskan masing-masing dengan atau tanpa kesepakatan
6. Pada tahap penyelesaian/Denaument, pertentangan antarkekuatan telah berakhir. Jika penulis naskah menghendaki tema untuk mengedepankan kebaikan. Lazimnya tokoh antagonis akan mengalami kekalahan. Akan tetapi, jika pengarang ingin menunjukkan bahwa sebuah kebaikan itu tidak meudah diraih, maka biasanya tokoh baik diletakkan pada posisi kalah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar