Rabu, 11 November 2009

Bagaimana Cara Memerankan Drama?

Memerankan Drama
A. Mengucapkan Dialog dengan lafal yang jelas
B. Membaca Dialog dengan memperhatikan kecukupan volume suara
C. Membaca dialog dengan tekanan yang tepat
Kalimat mengandung pikiran dan perasaan. Keuda hal ini dapat ditangkap oleh orang lain bila pembicaraan menggunakan tekanan secara benar. Tekanan dapat menunjukkan bagian-bagian kalimat yang ingin ditonjolkan
Ada 3 macam tekanan yang bisa digunakan dalam melisankan naskah drama: (1) tekanan dinamik (2) tekanan tempo, dan (3) tekanan nada.
1. Tekanan dinamik ialah tekanan yang diberikan terhadap kata atau kelompok kata tertentu dalam kalimat, sehingga kata atau kelompok kata tersebut terdengar lebih menonjol dari kata-kata yang lain. Misalnya, “Engkau boleh pergi. Tapi tanggalkan bajumu sebagai jaminan!” (Kata-kata yang dicetak tebal menunjukkan seorang diperintahkan melepas baju, bukan melepas yang lain.
2. Tekanan Tempo ialah tekanan pada kata atau kelompok kata tertentu dengan jalan memperlambat pengucapannya. Kata yang mendapatkan tekanan tempo diucapkan seperti mengeja suku katanya. Misalnya, “Engkau boleh pergi, tapi, tang-gal-kan ba-ju-mu sebagai jaminan!” Pengucapan kelompok kata dengan cara memperlambat seperti itu merupakan salah satu cara menarik perhatian untuk menonjolkan bagian yang dimaksud.
3. Tekanan nada ialah nada lagu yang diucapkan secara berbeda-beda untuk menunjukkan perbedaan keseriusan orang yang mengucapkannya. Misalnya, “Engkau boleh pergi. Tapi tanggalkan bajumu sebagai jaminan!” bisa diucapkan dengan tekanan nada yang menunjukkan “keseriusan” atau “ancaman” Jika diucapkan secara tegas mantap. Akan tetapi, kalimat tersebut bisa juga diucapkan dengan nada bergurau jika pengucapannya disertai dengan senyum dengan nada yang ramah
Perisiapan pementasan meliputi: (1) memlih bagian naskah yang akan didramatisasikan dan memahami isi naskah/khususnya watak tokoh; (2) melakukan pemilihan peran; (3) berlatih membaca naskah; (4) merancang setting; (5) berlatih aktin; (6) mendramatisasikan fragmen yang telah dipilih

D. Memlih dan memahami Naskah yang akan didramatisasikan
E. Mengidentifikasi Watak Tokoh

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar